Pengamat Sarankan Anggaran Kendaraan Listrik Dialihkan untuk Bus Listrik Daerah
Pengamat transportasi Darmaningtyas menilai anggaran kendaraan listrik akan lebih bermanfaat jika dialokasikan untuk pengadaan bus listrik di daerah ketimbang subsidi kendaraan pribadi.
Pengamat transportasi Darmaningtyas menilai anggaran pemerintah akan lebih bermanfaat apabila diarahkan untuk pengadaan bus listrik di berbagai daerah, ketimbang digunakan untuk mendukung proyek motor listrik nasional (molinas) atau memberikan insentif kendaraan pribadi.
Darmaningtyas menyoroti kebijakan pemerintah selama ini yang lebih banyak memberikan insentif untuk pembelian mobil dan sepeda motor listrik pribadi. Menurutnya, langkah tersebut berpotensi lebih banyak menguntungkan produsen dan pengusaha otomotif ketimbang memperbaiki sistem transportasi.
Ia menjelaskan bahwa subsidi diberikan karena minat masyarakat terhadap kendaraan listrik pribadi belum setinggi yang diharapkan produsen, sehingga tingkat penjualan tidak sesuai target. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah untuk mengevaluasi serta mempertimbangkan kembali arah penggunaan anggaran pengembangan kendaraan listrik.
Menurut Darmaningtyas, pengadaan bus listrik di daerah dapat menjadi aset transportasi jangka panjang. Langkah ini tidak hanya membantu mengurangi emisi, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan angkutan umum yang lebih modern dan ramah lingkungan.